Harian Warga – Perjuangan luar biasa kembali ditunjukkan Ketua DPD PSI Kabupaten Sikka, Yanes Mekeng, bersama tim relawan saat menyalurkan bantuan Joko Widodo (Jokowi) kepada warga Desa Lidi, Kecamatan Palue, Rabu (07/10/2026).
Pasca gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Palue, akses jalan darat menuju Desa Lidi lumpuh total. Longsor besar menutup jalur utama, membuat kendaraan berisiko tinggi untuk melintas. Kondisi ini menjadikan Desa Lidi terisolir dan sulit dijangkau.
Tidak ingin warga Lidi terabaikan, Yanes Mekeng mengambil keputusan cepat dan berani: menembus jalur laut menggunakan perahu nelayan kecil. Dari kantor Camat Palue, bantuan berupa semen, seng, dan tandon air minum diangkut dengan penuh kehati-hatian.
Baca Juga: Demi Bantuan Jokowi Tiba di Kesokoja, Ketua DPD PSI Sikka Dan Tim Rela Jalan Kaki 1 Kilometer
Namun perjalanan laut bukan tanpa tantangan. Setibanya di bibir pantai Desa Lidi, perahu tidak bisa merapat sempurna karena terhalang karang.
Yanes Mekeng bersama tim relawan dan warga harus turun ke laut, menggotong bantuan sambil menerjang ombak hingga ke daratan.
Warga Desa Lidi yang sudah menunggu di pantai menyambut dengan penuh haru. Mereka tidak menyangka bantuan Presiden Jokowi benar-benar tiba di desa mereka yang terisolir.
Baca Juga: Bantuan Jokowi Tersalurkan, Warga Palue Sampaikan Terima Kasih
“Terima kasih Bapak Jokowi, Bupati Sikka, dan Ketua DPD PSI Sikka bersama tim yang berani menembus jalur laut demi kami,” ungkap seorang tokoh pemuda desa.
Tokoh masyarakat Thomas Wake juga menyampaikan rasa syukur mendalam.
“Bapak Jokowi, bantuan sudah kami terima melalui Ketua DPD PSI bersama tim. Kami tidak bisa membalas selain doa agar Bapak Jokowi selalu sehat dan tidak melupakan Desa Lidi,” ujarnya penuh haru.
Baca Juga: Pasca Kunjungan Jokowi di Palue, DPD PSI Sikka Distribusikan Bantuan ke 8 Desa di Palue
Aksi nyata Yanes Mekeng bersama tim ini menjadi bukti bahwa bantuan Presiden Jokowi benar-benar disalurkan hingga titik terakhir, ke desa paling ujung dan paling sulit di Pulau Palue.
Perjuangan menembus jalur laut bukan hanya soal distribusi logistik, tetapi juga simbol kepedulian bahwa negara hadir bagi seluruh rakyat, tanpa terkecuali.
Dengan semangat gotong royong, warga Desa Lidi kini memiliki harapan baru untuk bangkit dari keterpurukan pasca gempa.
Baca Juga: Kondisi Sungai di Wilayah Adat Muara Malungai Diduga Tertimbun Material Tambang
Bantuan yang sampai ke tangan mereka menjadi penguat bahwa meski terisolir, mereka tetap diperhatikan.***














