BeritaDaerahKesehatanNasional

Pemkab Lembata Hadirkan Layanan Hemodialisis di RSUD Lewoleba, Wujudkan Akses Kesehatan Lebih Dekat

19
×

Pemkab Lembata Hadirkan Layanan Hemodialisis di RSUD Lewoleba, Wujudkan Akses Kesehatan Lebih Dekat

Sebarkan artikel ini
Pemkab Lembata Hadirkan Layanan Hemodialisis di RSUD Lewoleba, Wujudkan Akses Kesehatan Lebih Dekat. Foto: Istimewa.
Pemkab Lembata Hadirkan Layanan Hemodialisis di RSUD Lewoleba, Wujudkan Akses Kesehatan Lebih Dekat. Foto: Istimewa.

Harian Warga – Pemerintah Kabupaten Lembata terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Lembata dan PT Internusa Jaya Raya mengenai kerja sama penyediaan peralatan hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba.

Penandatanganan berlangsung di ruang kerja Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata bersama perwakilan PT Internusa Jaya Raya.

Baca Juga: Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Terpadu di Mal Pelayanan Publik

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Lewoleba, sehingga masyarakat tidak lagi harus bepergian ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tersebut.

Kerja sama ini mencakup penyediaan peralatan hemodialisis sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Lewoleba.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas rumah sakit dalam menangani pasien penyakit ginjal, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas.

Baca Juga: Resmi! Hasan Haju Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Perseftim di ETMC XXXV 2026

Hemodialisis sendiri merupakan prosedur medis yang berfungsi menggantikan kerja ginjal yang mengalami kerusakan atau gagal ginjal. Dengan menggunakan mesin dialiser, darah pasien disaring untuk membuang limbah, racun, serta kelebihan cairan dan garam dalam tubuh. Layanan ini sangat dibutuhkan oleh pasien penyakit ginjal kronis maupun akut yang harus menjalani terapi secara berkala.

Dalam arahannya, Bupati Petrus Kanisius Tuaq menyampaikan harapannya agar seluruh proses persiapan dapat berjalan sesuai rencana.

Ia menargetkan agar layanan hemodialisis sudah dapat dimanfaatkan masyarakat bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah Kabupaten Lembata pada 12 Oktober 2026.

Baca Juga: Penangkapan Pengecer BBM di Lembata, Advokat Rafael Ingatkan Jalur Hukum dan Solusi Distribusi

“Harapan kita, pada Hari Otonomi Daerah Kabupaten Lembata tanggal 12 Oktober nanti, layanan hemodialisis sudah dapat digunakan oleh masyarakat,” tegas Bupati, Kamis (06/08/2026).

Target tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Lembata dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap dan mudah dijangkau.

Kehadiran fasilitas hemodialisis di RSUD Lewoleba diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan daerah, sekaligus memberikan harapan baru bagi pasien penyakit ginjal di Kabupaten Lembata untuk memperoleh perawatan yang layak tanpa harus meninggalkan daerahnya.

Baca Juga: KPOTI NTT dan Puskesmas Waipukang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Dulitukan

Dengan adanya layanan hemodialisis di RSUD Lewoleba, masyarakat Lembata akan merasakan manfaat langsung berupa:

  • Akses lebih dekat: pasien tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke kota besar.
  • Efisiensi biaya: mengurangi pengeluaran transportasi dan akomodasi pasien serta keluarga.
  • Kualitas hidup meningkat: pasien dapat menjalani terapi rutin tanpa meninggalkan lingkungan sosialnya.
  • Penguatan kapasitas RSUD: rumah sakit semakin siap menghadapi tantangan kesehatan masyarakat.

Langkah ini juga sejalan dengan visi Pemkab Lembata untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan. Selain memperkuat fasilitas rumah sakit, kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah serius dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang memadai.

Baca Juga: Lembata Tetapkan Standar Pelayanan Publik Berbasis Digital untuk Kearsipan dan Perpustakaan

Kehadiran fasilitas hemodialisis di RSUD Lewoleba bukan hanya sekadar penambahan layanan, tetapi juga menjadi simbol kemajuan pelayanan kesehatan di Kabupaten Lembata.

Dengan dukungan teknologi medis yang lebih modern, RSUD Lewoleba diharapkan mampu memberikan pelayanan yang setara dengan rumah sakit di daerah lain.

Lebih dari itu, langkah ini juga memperlihatkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan lokal.

Baca Juga: Pro-Kontra Kehadiran Alfamart dan Indomaret di Lembata, LBH SIKAP NTT Ingatkan Dampak bagi UMKM

Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Lembata tidak lagi merasa tertinggal dalam hal akses kesehatan, melainkan memiliki harapan baru untuk hidup lebih sehat dan berkualitas.***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *