Bupati Lembata Pantau Pelayanan Perdana SPBU 51 Merdeka di Lebatukan

Harianwarga.id
8 Nov 2026 05:12
2 menit membaca

BUPATI Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.E., memantau langsung pelayanan perdana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 51 Merdeka di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Minggu, (08/11/2026).

Beroperasinya SPBU 51 Merdeka menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pelayanan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah mengatasi persoalan kelangkaan BBM yang selama ini menjadi salah satu keluhan warga.

Kegiatan pemantauan tersebut turut dihadiri perwakilan Pertamina, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur pemerintah kecamatan, serta pemilik SPBU.

Kehadiran berbagai pihak itu menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan pengelola SPBU dalam meningkatkan ketersediaan serta kelancaran distribusi energi di Kabupaten Lembata.

Pada hari pertama beroperasi, SPBU 51 Merdeka menyediakan BBM jenis Pertamax dengan kuota sebanyak 10 kiloliter (KL).

Untuk menjaga pemerataan pelayanan dan mengantisipasi pembelian dalam jumlah besar, pengisian BBM dibatasi maksimal Rp100.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp250.000 untuk kendaraan roda empat.

Mulai Senin, 9 November 2026, SPBU 51 Merdeka dijadwalkan melayani penjualan BBM jenis Pertamax dan Pertalite dengan kuota masing-masing 10 KL. Pelayanan kepada masyarakat dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WITA.

Kehadiran SPBU tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi BBM, mempermudah masyarakat memperoleh bahan bakar, serta mengurangi beban kebutuhan BBM di wilayah Kabupaten Lembata, terutama di Kecamatan Lebatukan dan sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Lembata memandang ketersediaan BBM sebagai kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, transportasi, pelayanan publik, dan keberlangsungan berbagai sektor usaha masyarakat.

Kondisi itu juga dinilai penting bagi nelayan, petani, pelaku UMKM, serta masyarakat yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan mulai beroperasinya SPBU 51 Merdeka, pemerintah daerah berharap pelayanan dan distribusi BBM di Kabupaten Lembata semakin merata, mudah dijangkau, dan berlangsung secara berkelanjutan.

Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan kelangkaan BBM yang selama ini dirasakan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lembata menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lembata.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x