Harian Warga – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyerahkan bantuan mesin nelayan dan beras kepada masyarakat Desa Kalikur, Kecamatan Buyasuri, Rabu (26/08/2026). Program ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak produktivitas wilayah pesisir Kedang.
Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan di tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani. Bantuan tersebut merupakan aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV dari PAN, Ahmad Yohan.
Sementara itu, bantuan beras periode Juli–September menyasar 340 keluarga penerima di Desa Kalikur, masing-masing 10 kg per bulan dengan total 10,2 ton.
Baca Juga: Pemkab Lembata Raih Opini WTP BPK RI, Bukti Transparansi Keuangan Daerah
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen stabilitas pangan dan harga, terutama menjelang hari raya keagamaan dan pergantian tahun.
“Bantuan ini menjaga pasokan sekaligus menekan harga agar tidak melonjak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengawasan ketat terhadap beras SPHP agar dijual sesuai patokan Rp13 ribu per kilogram.
Selain itu, masyarakat diajak aktif dalam Gerakan Menanti Hujan dengan membersihkan saluran air, mempersiapkan lahan pertanian, stok pangan rumah tangga, serta kesiapan armada nelayan.
Bupati Kanisius memaparkan sejumlah rencana besar untuk wilayah Kedang:
- Pembangunan Pelabuhan Rakyat (Perla) Hadingmanuk yang akan membuka konektivitas langsung dengan Pulau Pantar. Jalan penghubung Hadingmanuk–Pahengwa–Baelengan ditargetkan masuk APBD 2027.
Baca Juga: Peresmian Labkesmas Tingkat II dan Lima Pustu di Lembata: Babak Baru Sistem Kesehatan Daerah
- Klaster pariwisata bahari Kedang mencakup Nuhanera, Lewolein, Tanjung Baja, dan Balauring. Di Tanjung Baja, investor siap membangun lebih dari 100 unit resort, dengan akses jalan Weilolong–Tanjung Baja mulai dibangun September ini.
- Jalur kapal roro jarak jauh Surabaya–Lewoleba–Wini untuk memangkas rantai distribusi logistik dan menekan biaya angkut. Enam kabupaten penyangga termasuk Belu, Malaka, Alor, dan Timor Tengah Utara berkomitmen berkolaborasi.
- Rute alternatif penerbangan Kupang–Pantar–Hadingmanuk sebagai antisipasi gangguan akibat aktivitas vulkanik gunung Ile Lewotolok dan Lewotobi, melengkapi layanan Susi Air yang beroperasi setiap Rabu.
“Semua ini butuh dukungan dan doa bersama. Jika kita bersatu, apa yang kita rencanakan untuk kemajuan daerah dapat kita wujudkan,” pungkas Bupati Kanis.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan kepada perwakilan nelayan dan keluarga penerima manfaat.***















