BeritaDaerahEkonomiNasionalNews

Bupati Lembata Koordinasi dengan BBWS Nusa Tenggara II Bahas Infrastruktur Pengairan dan Ketahanan Pangan

14
×

Bupati Lembata Koordinasi dengan BBWS Nusa Tenggara II Bahas Infrastruktur Pengairan dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Bupati Lembata Koordinasi dengan BBWS Nusa Tenggara II Bahas Infrastruktur Pengairan dan Ketahanan Pangan. Foto: Istimewa.
Bupati Lembata Koordinasi dengan BBWS Nusa Tenggara II Bahas Infrastruktur Pengairan dan Ketahanan Pangan. Foto: Istimewa.

Harian Warga – Usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT di Kupang, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P. melanjutkan agenda kerja dengan melakukan pertemuan dan koordinasi bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Kupang, Senin (25/05/2026).

Pertemuan tersebut membahas kondisi infrastruktur pengairan serta pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Lembata sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lembata secara langsung mengundang Kepala BBWS Nusa Tenggara II untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lembata guna melihat kondisi sejumlah jaringan Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P2AT) yang mengalami kerusakan. Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan Tanah Merah Translok serta sejumlah lahan pertanian masyarakat di wilayah lainnya.

Baca Juga: Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir Tinjau Rencana Pembangunan Rumah Dinas Tenaga Kesehatan di Desa Bean

Bupati Kanisius Tuaq menegaskan bahwa keberadaan jaringan P2AT memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

Menurutnya, infrastruktur pengairan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong hasil pertanian sekaligus memperkuat program ketahanan pangan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lembata berharap adanya sinergi dan dukungan dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II agar penanganan dan rehabilitasi jaringan pengairan yang rusak dapat segera dilakukan. Ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjamin keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Lembata,” ujar Bupati.

Baca Juga: Ketua PC Fatayat NU Lembata, Yuni Damayanti SE, Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H

Koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan instansi teknis, guna memastikan pembangunan infrastruktur dasar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Lembata.***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *