BeritaDaerahEkonomiNasionalPolitik

Lembata Raih Penghargaan Nasional Terbaik Pertama Penurunan Pengangguran 2026

16
×

Lembata Raih Penghargaan Nasional Terbaik Pertama Penurunan Pengangguran 2026

Sebarkan artikel ini
Lembata Raih Penghargaan Nasional Terbaik Pertama Penurunan Pengangguran 2026. Foto. Istimewa.
Lembata Raih Penghargaan Nasional Terbaik Pertama Penurunan Pengangguran 2026. Foto. Istimewa.

HARIAN WARGA – Pemerintah Kabupaten Lembata kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik Pertama Regional Nusa Tenggara dan Maluku dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, Selasa (19/05/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., dalam kegiatan yang berlangsung di Merumatta Hotel Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah-daerah yang dinilai berhasil dalam pengendalian inflasi, penurunan pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta inovasi pembiayaan pembangunan daerah.

Kabupaten Lembata berhasil menempati posisi Terbaik Pertama tingkat kabupaten untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, mengungguli Kabupaten Alor sebagai Terbaik Kedua dan Kabupaten Sikka sebagai Terbaik Ketiga.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Lembata Gelar Pertemuan Penguatan Mutu Pelayanan Internal Puskesmas

Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa program-program Pemerintah Kabupaten Lembata dalam memperluas kesempatan kerja dan memberdayakan ekonomi masyarakat berjalan efektif serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Penilaian penghargaan dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, capaian penurunan angka pengangguran, keberlanjutan program, serta inovasi daerah di bidang ketenagakerjaan.

Atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata juga memperoleh Apresiasi Pemerintah Daerah dari Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp3 miliar yang diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago.

Baca Juga: Guru SDI 2 Lewoleba Keluhkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana BOS

Prestasi ini sekaligus menjawab berbagai keraguan dan isu yang berkembang terkait kinerja pemerintah daerah dalam penanganan pengangguran. Penghargaan nasional yang diberikan pemerintah pusat tersebut lahir melalui proses penilaian ketat, validasi lapangan, serta verifikasi langsung terhadap program dan implementasi di daerah.

Sebelumnya, pada 9 April 2026, Tim Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri telah melakukan validasi lapangan di Kabupaten Lembata dalam rangka penilaian Innovative Government Award (IGA).

Dalam proses tersebut, tim kementerian melakukan pemeriksaan langsung terhadap pelaksanaan program, inovasi daerah, realisasi anggaran, hingga dampak nyata program penurunan pengangguran di tengah masyarakat.

Baca Juga: Pansus DPRD Lembata Ungkap Catatan Kritis LKPJ Bupati 2025, Fokus PAD dan Kesejahteraan

Hasil validasi menunjukkan bahwa berbagai program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Lembata tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami benar-benar memverifikasi bahwa ini bukan sekadar laporan administratif. Apa yang dipaparkan, terbukti nyata di lapangan,” ujar perwakilan Tim BSKDN Kemendagri.

Tim juga mengapresiasi strategi kolaboratif yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Lembata dalam menekan angka pengangguran melalui sinergi lintas sektor, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga pemberdayaan perempuan dan penguatan tenaga kerja.

Baca Juga: Pemkot Surabaya–Pemkab Lembata Resmi Jalin Kerja Sama Pembangunan, Fokus Ekonomi dan SDM

Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah pengembangan komoditas jagung dari hulu hingga hilir yang melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, perbankan, dan mitra pembeli (offtaker) dalam satu ekosistem pemberdayaan ekonomi terpadu.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak menjadi hambatan bagi pemerintah untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah tetap fokus membangun program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi produktif, pelatihan tenaga kerja, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Literasi Berakar pada Kearifan Lokal, Festival Lembata 2026 Resmi Dibuka

Penghargaan tingkat nasional ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata terus bekerja secara terukur, terencana, dan berkelanjutan dalam menurunkan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah demi mewujudkan Lembata yang maju, mandiri, dan sejahtera.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *