BeritaDaerahInternasionalNasionalPariwisataSeni Budaya

Festival Internasional Lamaholot 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Warga Padati Kota Lewoleba

13
×

Festival Internasional Lamaholot 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Warga Padati Kota Lewoleba

Sebarkan artikel ini
Festival Internasional Lamaholot 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Warga Padati Kota Lewoleba. Foto: Istimewa.
Festival Internasional Lamaholot 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Warga Padati Kota Lewoleba. Foto: Istimewa.

Harian Warga – Festival Internasional Lamaholot 2026 resmi dibuka dengan kemeriahan yang menyedot perhatian ribuan warga dan wisatawan di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Rabu (01/07/2026) petang.

Sepanjang rute karnaval dari eks Kantor Bupati Lembata menuju kawasan wisata Pantai Wulen Luo, suasana penuh warna tersaji lewat beragam motif tenun ikat, busana adat, tarian tradisional, hingga alunan musik khas Lamaholot.

Karnaval Budaya Jadi Magnet Wisata

Pantauan Harianwarga.id menunjukkan, karnaval budaya bukan sekadar pawai biasa. Peserta yang terdiri dari instansi pemerintah daerah, komunitas seni, hingga berbagai paguyuban tampil dengan identitas budaya masing-masing.

Baca Juga: Festival Internasional Lamaholot 2026: Lebih dari Sekadar Panggung Budaya

Arak-arakan meriah ini menjadi panggung besar bagi kekayaan budaya Lamaholot sekaligus ajang persatuan Nusantara.

Keunikan semakin terasa lewat ragam sarung tenun dan busana tradisional yang dikenakan peserta. Tak hanya budaya Lembata, parade juga diramaikan busana adat dari daerah lain seperti Sumba, Sabu Raijua, hingga Batak Karo.

Kehadiran mereka memperkuat semangat keberagaman dalam Festival Internasional Lamaholot.

Baca Juga: Festival Lamaholot 2026 Resmi Ditutup, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Lembata

Masuk Daftar Karisma Event Nusantara

Festival Internasional Lamaholot kembali menorehkan prestasi dengan terpilih untuk ketiga kalinya dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program strategis Kementerian Pariwisata. Pengakuan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lamaholot.

Festival bukan hanya ruang pelestarian budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi kreatif. Ribuan tenaga kerja, pelaku seni, hingga UMKM lokal terlibat langsung dalam penyelenggaraan. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa festival ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kebanggaan Timur Indonesia

Dengan semangat kebersamaan dan keberagaman, Festival Internasional Lamaholot terus mengukuhkan diri sebagai salah satu agenda budaya terbesar di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga: Eksistensi Budaya Lamaholot di Tengah Arus Digitalisasi

Bagi masyarakat Lamaholot, festival ini bukan sekadar perayaan, melainkan simbol kebanggaan bersama yang mengangkat nama Lembata ke panggung internasional.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *