Seni BudayaTeknologi

Festival Sound System Meriahkan Pantai Wulen Luo, 54 Peserta Adu Kreativitas di Lembata

126
×

Festival Sound System Meriahkan Pantai Wulen Luo, 54 Peserta Adu Kreativitas di Lembata

Sebarkan artikel ini
Festival Sound System Meriahkan Pantai Wulen Luo, 54 Peserta Adu Kreativitas di Lembata. Foto: Istimewa.
Festival Sound System Meriahkan Pantai Wulen Luo, 54 Peserta Adu Kreativitas di Lembata. Foto: Istimewa.

HARIAN WARGA – Sebanyak 54 peserta ikut meramaikan Festival Sound System yang digelar di Pantai Wisata Wulen Luo, Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lembata melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciyadi, SH., M.Si. Acara disambut hangat dengan penuh euforia oleh para peserta dan komunitas pecinta sound system.

Dalam sambutannya, Irenius Suciyadi menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini.

Baca Juga: Kegagalan Uji Coba Sandar Kapal di Pelabuhan Waijarang, Pemerintah Lembata Hadapi Tantangan Pemulihan Transportasi Laut

Ia berharap ke depan festival dapat dikelola lebih baik melalui organisasi resmi agar semakin terakomodir.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata, kami membuka kegiatan ini secara resmi. Selamat berlomba dan bersaing secara sehat. Jangan hanya melihat hadiahnya, tetapi jadikan kehadiran peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Nubatukan, Mikhael Kia Magi, menyampaikan bahwa festival ini menjadi ajang silaturahmi antar pemuda Lembata melalui komunitas sound system. Selain itu, kegiatan ini juga memudahkan pemerintah dalam melakukan pendataan untuk mendukung program daerah.

Baca Juga: Pemkab Lembata Perkuat Strategi Lindungi Petani Jagung Lewat Sistem Pembelian Terkoordinasi

“Ini hal baru di Kabupaten Lembata dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah,” imbuhnya.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Komunitas Sound System Lembata, Yohanes Labinu Da Silva, menjelaskan bahwa ide kegiatan berawal dari diskusi santai bersama Camat Nubatukan di Pantai Wulen Luo. Dari obrolan tersebut, lahirlah festival yang akhirnya terlaksana pada Sabtu, 11 April 2026.

“Ada 54 peserta yang ikut lomba ini, termasuk tamu dari Adonara, Kabupaten Flores Timur,” ungkapnya.

Baca Juga: KEMALA Lembata Gelar Halalbihalal, Wakil Bupati Ajak Warga Perkuat Persatuan

Yohanes menambahkan, pendaftaran dilakukan melalui grup komunitas tanpa undangan resmi, namun antusiasme peserta sangat tinggi.

“Ada dua jenis lomba, yaitu Battle Sound System kelas rakitan dan kelas built-up. Lomba dimulai pukul 15.00 WITA,” jelasnya.

Ke depan, ia berharap seluruh pemilik sound system dapat bersatu dan memiliki legalitas resmi sehingga mampu mendukung kegiatan pemerintah daerah.

Baca Juga: Kontroversi Nadus: Cinderamata untuk KDM Picu Kecaman Masyarakat Adat Lamalera

“Para juara akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan sertifikat,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *