BeritaDaerahPendidikan

Gubernur NTT Lantik 104 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan dan Integritas Pengelolaan

32
×

Gubernur NTT Lantik 104 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan dan Integritas Pengelolaan

Sebarkan artikel ini
Gubernur NTT Lantik 104 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan dan Integritas Pengelolaan. Foto: Istimewa.
Gubernur NTT Lantik 104 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan dan Integritas Pengelolaan. Foto: Istimewa.

KUPANG – Sebanyak 104 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dilantik oleh Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena di Aula El Tari, Kupang, Rabu (25/03/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang masih menghadapi tantangan besar, mulai dari kesenjangan mutu hingga rendahnya literasi.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah strategis untuk mencetak generasi unggul.

Baca Juga: SBSI Lembata Resmi Deklarasi, Kepengurusan Dibentuk

Ia meminta para kepala sekolah menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong prestasi siswa, menekan angka putus sekolah, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

Melki Laka Lena juga menekankan pentingnya pemanfaatan hasil asesmen seperti Tes Kompetensi Akademik (TKA), penguatan program One School One Product (OSOP), serta kemitraan SMK dengan dunia usaha agar lulusan lebih siap kerja.

“Kepala sekolah harus berani berinovasi, membangun jejaring, dan memastikan lulusan kita memiliki daya saing,” ujarnya.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Instruksikan Pelayanan Maksimal di Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Selain itu, integritas dalam pengelolaan anggaran pendidikan menjadi sorotan. Gubernur meminta seluruh kepala sekolah bekerja secara transparan dan akuntabel, sehingga dana pendidikan benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan di NTT, sekaligus menjawab tantangan rendahnya literasi dan numerasi yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi dunia pendidikan di provinsi tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *