BeritaDaerahSeni Budaya

Uskup Larantuka Umumkan Deken Wilayah Baru 2026, Perkuat Pelayanan Pastoral

171
×

Uskup Larantuka Umumkan Deken Wilayah Baru 2026, Perkuat Pelayanan Pastoral

Sebarkan artikel ini
Surat Keputusan Uskup Larantuka. Foto: Istimewa.
Surat Keputusan Uskup Larantuka. Foto: Istimewa.

FLORES TIMUR – Keuskupan Larantuka, yang mencakup wilayah luas di Flores Timur, kembali menata struktur kepemimpinan pastoralnya. Melalui Surat Keputusan Uskup Larantuka No: KL 139/V.3/III/2026, tiga imam resmi diangkat sebagai deken wilayah untuk masa jabatan lima tahun, terhitung sejak 20 Maret 2026 hingga 20 Maret 2031.

Nama-Nama Deken Wilayah Baru:

  • RD. Lukas Laba Erap → Deken Wilayah Larantuka.
  • RD. Aloysius Dore → Deken Wilayah Adonara.
  • RD. Blasius Masang Kleden → Deken Wilayah Lembata.

Penunjukan ini dilakukan setelah melalui pertimbangan pastoral, hasil voting kolegialitas imam, serta merujuk pada ketentuan hukum kanonik Gereja Katolik.

Baca Juga: Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq Resmi Buka Perlombaan Menyongsong Idul Fitri 1447 H di Buyasuri

Dalam surat keputusan tersebut, Uskup menegaskan beberapa alasan penting:

  • Efektivitas dan efisiensi pastoral: Wilayah Keuskupan Larantuka sangat luas, sehingga diperlukan koordinasi melalui deken wilayah.
  • Semangat Konsili Vatikan II: Deken berfungsi memperkuat kesatuan antar-paroki dan mempermudah koordinasi pelayanan pastoral.
  • Kriteria imam yang layak: Berdasarkan Kanon 508–522, imam yang dipilih harus memiliki integritas ajaran, kehidupan yang baik, serta kecakapan pelayanan.

Baca Juga: Pemkab Lembata Gelar Rapat Konsolidasi Piala Bupati dan Lembata Fishing Tournament 2026

Seorang deken wilayah bukan sekadar pemimpin administratif, melainkan juga wakil uskup diosesan dalam lingkup paroki-paroki yang berdekatan. Tugas utama mereka antara lain:

  • Mengkoordinasikan kegiatan pastoral antar-paroki.
  • Menjadi penghubung antara imam paroki dan uskup.
  • Memastikan pelayanan pastoral berjalan sesuai semangat Gereja.
  • Membina persaudaraan antar-imam dan umat di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Momentum Kebersamaan: Launching Zakat Pejabat dan ASN di Kabupaten Lembata

Sebelum pengangkatan ini, beberapa deken wilayah sebelumnya telah dibebaskan dari tugas, seperti RD. Adeodatus Hendrikus Leni (Deken Larantuka), RD. Lazarus Laga Koten (Deken Adonara), dan RD. Aloysius Dore yang sebelumnya menjabat sebagai PLT Deken Adonara.

Keputusan baru ini sekaligus menegaskan arah kepemimpinan pastoral yang lebih terstruktur.

Pengangkatan deken wilayah baru ini diharapkan membawa dampak positif:

Baca Juga: Suzuki Mobil Lembata Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan 50 Anak Yatim

  • Koordinasi lebih baik antar-paroki di Larantuka, Adonara, dan Lembata.
  • Pelayanan umat lebih terarah dengan adanya pemimpin wilayah yang jelas.
  • Penguatan identitas Gereja lokal di Flores Timur, yang dikenal sebagai salah satu pusat tradisi Katolik di Indonesia.

Selain itu, keputusan ini juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan Gereja, seiring dengan pergantian uskup dari Mgr. Fransiskus Kopong Kung kepada Mgr. Yohanes Hans Monteiro pada tahun 2026.

Baca Juga: Naik Kelas ke Kantor Cabang, PELNI Buka Babak Baru Konektivitas Laut di Lembata

Dengan ditetapkannya tiga deken wilayah baru, Keuskupan Larantuka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan pastoral.

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, namun tetap membuka ruang untuk ditinjau kembali jika ada kebutuhan mendesak di kemudian hari.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Gereja Katolik di Keuskupan Larantuka terus beradaptasi dengan tantangan zaman, tanpa meninggalkan semangat pelayanan kasih yang menjadi inti misi pastoral.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *