Dunia Kepolisian Kembali Diguncang Insiden Berdarah Antaranggota

Harianwarga.id
19 Okt 2026 13:33
2 menit membaca

Harian Warga – Peristiwa penembakan yang menewaskan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez di Markas Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026) dini hari, perlahan mengungkap motif di balik tragedi tersebut.

Dugaan sementara mengarah pada akumulasi rasa sakit hati akibat aksi perundungan (bullying) di lingkungan kerja.

Terduga pelaku, Bhayangkara Dua (Bharada) AR, melancarkan aksinya menggunakan senjata api dinas serta senjata tajam.

Usai melakukan tindakan itu, pelaku menyerahkan diri ke Unit Provos dan kini ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Meski laporan awal menyebutkan pelaku tertekan karena kerap disalahkan dan dirundung oleh rekan korban, pihak kuasa hukum keluarga korban menilai ada kejanggalan serius.

Kuasa hukum korban, Petrus Bala Pattyona, meragukan jika aksi brutal yang melibatkan kombinasi tembakan dan sabetan senjata tajam dilakukan seorang diri.

“Dia menembak lalu ambil sangkurnya, atau bersamaan? Kan tidak mungkin. Pasti korban juga akan melawan. Jadi kecurigaan kami, apa bisa dia melakukan seorang diri?” ujar Petrus di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2026).

Petrus juga mempertanyakan hubungan antara motif perundungan dengan korban yang dieksekusi.

“Ini yang menjadi tanda tanya, artinya seharusnya dia marah kepada orang yang mem-bully. Tetapi, informasi dari penyidik tadi bahwa teman-teman almarhum ini sering mem-bully pelaku,” tambahnya.

Menanggapi spekulasi yang berkembang, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memastikan proses hukum berjalan ketat. Pihaknya menjerat tersangka dengan pasal pembunuhan berencana yang mengancam dengan hukuman maksimal.

Polda Metro Jaya menegaskan komitmen menuntaskan kasus tersebut secara transparan, profesional, dan akuntabel berbasis pembuktian ilmiah (scientific crime investigation) serta bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x