Bupati Lembata Kanisius Tuaq Evaluasi Ketat Puskesmas, Target Stunting Turun Jadi 7,2% di 2026. Foto: Istimewa.LEMBATA – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P memimpin rapat evaluasi capaian sektor kesehatan tahun 2024–2025 sekaligus progres Januari 2026. Rapat yang berlangsung di ruang kerja Bupati ini dihadiri Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Donatus Boli, AKS., M.Si, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Bernadus Yoseph Beda, MM, serta seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Lembata.
Evaluasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan, peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta percepatan penurunan stunting. Acuan evaluasi merujuk pada SK Bupati Lembata Nomor 127 Tahun 2022, Permenkes Nomor 34 dan 30 Tahun 2022, serta PMK Nomor 19 Tahun 2024.
Tiga puskesmas baru – Pada, Bean, dan Autaqnapoq – resmi menerima perpanjangan Surat Izin Operasional (SIO) hasil kerja sama dengan DPMPTSP.
Baca Juga: Proses Panjang Pemecatan ASN Lembata, Said Kopong: Semua Sesuai Aturan
Data Evaluasi Kesehatan:
Baca Juga: Harga Bawang Merah dan Putih di Lembata Tembus Rp60 Ribu per Kilogram
Capaian Layanan Puskesmas:
Arahan Bupati Kanisius Tuaq:
Baca Juga: SAKIP Jadi Instrumen Kinerja Berbasis Hasil, Pemkab Lembata Serahkan SAKIP Award kepada 36 Penerima
Dengan pendekatan berbasis data, Pemkab Lembata menegaskan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.***


Tidak ada komentar