Berita

Semangat Pelayanan dan Persaudaraan Legio Maria Menguat dalam Rapat Tahunan Komisium Maria Pengantara Rahmat Lewoleba 2026

12
×

Semangat Pelayanan dan Persaudaraan Legio Maria Menguat dalam Rapat Tahunan Komisium Maria Pengantara Rahmat Lewoleba 2026

Sebarkan artikel ini
Rapat Tahunan I Legio Maria Tingkat Komisium Maria Pengantara Rahmat Lewoleba, Dekenat Lembata. Foto: Istimewa.
Rapat Tahunan I Legio Maria Tingkat Komisium Maria Pengantara Rahmat Lewoleba, Dekenat Lembata. Foto: Istimewa.

LEMBATA – Rapat Tahunan I Legio Maria Tingkat Komisium Maria Pengantara Rahmat Lewoleba, Dekenat Lembata, diselenggarakan pada 13–15 Maret 2026 di Aula Paroki Kristus Raja Wangatoa.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 anggota bersama para Romo selaku pemimpin rohani, perwira Kuria Asuhan Komisium, perwira Presidium asuhan langsung Komisium, serta utusan anggota Legio Maria dari seluruh kuria di wilayah Komisium Lewoleba. Hadir pula Dewan Asuhan Komisium dari 14 kuria dan 2 presidium yang tersebar di Dekenat Lembata.

Tema pertemuan, “Berjalan Bersama Maria dalam Satu Tubuh, Satu Roh, dan Satu Pengharapan”, menegaskan komitmen Legioner untuk hidup sejalan dengan spiritualitas Maria, terlibat aktif dalam kehidupan menggereja, serta memperkuat karya pastoral di tengah masyarakat.

Baca Juga: Sinergi Pemerintah dan Filantropi, Lembata Siap Jadi Tuan Rumah Operasi Katarak Gratis

Ketua Panitia, Reneldis Wayan, menegaskan bahwa pelaksanaan rapat tahunan mengacu pada Buku Pegangan Legio Maria Bab 30 serta Panduan Tata Kelola Legio Maria Senatus Maria Diangkat ke Surga Kupang. Pertemuan ini dipandang sebagai momentum penting untuk mempertemukan pemimpin rohani, perwira dewan, dan anggota Legio Maria dalam semangat kebersamaan, membangun kesatuan visi, serta memperkuat karya kerasulan di wilayah Dekenat Lembata, Keuskupan Larantuka.

Ia menekankan bahwa problematika kehidupan menggereja perlu dipetakan secara sistematis, dan seorang Legioner harus terlebih dahulu memperkuat dirinya dengan spiritualitas Bunda Maria yang hidup dalam nilai serta tradisi lokal.

Sementara itu Ketua Komisium, David Sina, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan tahunan ini menjadi kesempatan untuk refleksi, evaluasi, dan pembaruan semangat kerasulan.

Baca Juga: Bupati Lembata Hadiri Pertemuan Uskup se-Provinsi Gerejawi Ende dan Para Bupati Flores-Lembata di Ritapiret

“Sebagai anggota Legio Maria, kita dipanggil meneladani Bunda Maria dalam kerendahan hati, kesetiaan, dan ketaatan kepada kehendak Tuhan. Melalui doa Rosario, Tessera, dan doa pribadi, kita semakin diteguhkan dalam pelayanan,” ujarnya.

David Sina menambahkan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan kesempatan untuk meninjau kembali karya kerasulan selama setahun terakhir, seperti kunjungan keluarga, pelayanan kepada orang sakit dan lansia, pendampingan umat, serta pelayanan kasih lainnya.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi anggota, khususnya kaum muda, agar Legio Maria tetap hidup dan berkembang sebagai sarana pewartaan Injil.

Baca Juga: Safari Ramadan ke-22, Wabup Lembata dan Kapolres Salurkan Bantuan Sembako bagi Umat Muslim

Legio Maria di Dekenat Lembata berada dalam koordinasi Komisium Maria Bunda Pengantara Rahmat Lewoleba, yang membawahi kuria dan presidium di berbagai paroki. Setiap presidium terdiri dari anggota aktif dan auxiliaris yang bersama-sama menjalankan tugas kerasulan sesuai spiritualitas Legio Maria.

Kegiatan utama meliputi pertemuan mingguan presidium, doa Rosario, pendalaman Kitab Suci, kunjungan pastoral kepada umat, pelayanan liturgi, serta karya sosial kemasyarakatan. Kehadiran Legio Maria menjadi kekuatan penting dalam memperkokoh kehidupan rohani umat.

David Sina berharap Legio Maria semakin memperluas pembentukan presidium di seluruh paroki, mendorong keterlibatan kaum muda, memperkuat spiritualitas dan disiplin anggota, serta menjadi kekuatan kerasulan awam yang aktif mendukung karya pastoral Gereja.

Baca Juga: Di Bawah Cahaya Ramadan, Safari Wakil Bupati Lembata Hangatkan Kebersamaan Warga Desa Normal

“Saya mengajak kita semua memperkuat kerja sama dengan pastor paroki dan dewan pastoral agar pelayanan Legio Maria semakin terarah dan mendukung program pastoral di wilayah Dekenat Lembata,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *