BeritaDaerahNasional

Momentum Kebersamaan: Launching Zakat Pejabat dan ASN di Kabupaten Lembata

15
×

Momentum Kebersamaan: Launching Zakat Pejabat dan ASN di Kabupaten Lembata

Sebarkan artikel ini
Momentum Kebersamaan: Launching Zakat Pejabat dan ASN di Kabupaten Lembata. Foto: Istimewa.
Momentum Kebersamaan: Launching Zakat Pejabat dan ASN di Kabupaten Lembata. Foto: Istimewa.

LEMBATA – Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan terasa di ruang rapat Bupati Kabupaten Lembata, Selasa (17/03/2026). Di ruangan itu, para pejabat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) berkumpul bukan sekadar menghadiri agenda seremonial, tetapi memulai sebuah gerakan kepedulian melalui Launching Pembayaran Zakat Pejabat Negara dan Daerah yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lembata.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos., para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta ASN Muslim di lingkungan pemerintah daerah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lembata, Drs. H. Nurdin Halamai, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional penguatan zakat yang dilaksanakan dari tingkat pusat hingga daerah. Jika di tingkat nasional dibuka oleh Presiden, di tingkat provinsi oleh gubernur, maka di kabupaten/kota oleh bupati atau wali kota.

Baca Juga: Safari Ramadan Wakil Bupati dan Kapolres Lembata Disambut Hangat di Masjid Darul Ikhlas Tagawiti

Menurutnya, BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi membantu masyarakat yang membutuhkan.

“BAZNAS hadir untuk menolong sesama, terutama dalam situasi darurat di masyarakat. Namun semua itu tentu sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi dari kita semua,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat terus terjalin agar lembaga tersebut mampu menjalankan perannya secara maksimal dalam membantu masyarakat Lembata.

Baca Juga: Kapolres Lembata Musnahkan Arak dalam Operasi KRYD

Sementara itu, Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, yang mewakili Bupati dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah BAZNAS dalam menghidupkan kembali pengelolaan zakat secara terorganisir di daerah.

Ia mengingatkan bahwa keberadaan BAZNAS bukan hanya soal pengumpulan dana, tetapi juga bagian dari gerakan pembangunan sosial yang memiliki dampak luas bagi masyarakat.

“Zakat tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga sosial dan pembangunan. Dengan zakat, kita membersihkan diri, membantu sesama, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Lembata Gelar Rapat Evaluasi APBD Triwulan I 2026, Target PAD Masih Rendah

Menurutnya, pemahaman masyarakat tentang zakat masih beragam sehingga sosialisasi perlu terus dilakukan. Selama ini, banyak masyarakat atau pengusaha yang lebih fokus menyumbang untuk pembangunan rumah ibadah, sementara zakat memiliki peran yang lebih luas dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia berharap BAZNAS dapat menjadi agen pemberdayaan yang mampu mengubah para penerima manfaat menjadi pemberi zakat di masa depan.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh pimpinan OPD dan ASN Muslim di lingkungan pemerintah daerah untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar pengelolaannya lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Baca Juga: Pertemuan FRONTAL-Uskup Larantuka: Gereja Tak Bergeser dari Sikap Menolak Geothermal

Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa pengumpulan zakat di Nusa Tenggara Timur dapat mencapai sekitar seratus juta rupiah, namun ketika dikelola melalui program pemberdayaan, manfaat yang kembali ke masyarakat dapat mencapai miliaran rupiah.

Program-program tersebut antara lain pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk dukungan bagi nelayan dan petani melalui berbagai program yang digagas BAZNAS.

Di akhir acara, Wakil Bupati secara resmi melaunching kegiatan pengumpulan zakat bagi pejabat dan ASN Muslim di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata.

Baca Juga: Pemkab Lembata Gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Jelang HBKN, 75 Ton Bahan Pokok Disalurkan

Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial, sehingga zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan bersama untuk membangun kesejahteraan masyarakat Lembata.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *