LEMBATA – Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar rapat evaluasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Bupati, Rabu (24/9/2025).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq ini turut dihadiri Sekretaris Daerah, Plt. Asisten II, serta seluruh pimpinan OPD pengelola PAD. Kehadiran lintas sektor menegaskan “pentingnya koordinasi dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah“.
Agenda utama pertemuan adalah meninjau capaian realisasi PAD tahun berjalan, mengidentifikasi kendala, serta mencari solusi percepatan peningkatan pendapatan. Forum ini juga menjadi ruang terbuka bagi OPD untuk memaparkan perkembangan, hambatan, dan peluang optimalisasi potensi daerah.
Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan perlunya evaluasi rutin.
“Setiap bulan kita harus melaksanakan rapat untuk melihat realisasi PAD secara berkala. Prosesnya harus dipercepat agar administrasi lebih tertib dan terukur,” tegas Bupati.
Ia juga meminta regulasi yang ada dikaji kembali. “Regulasi yang ada perlu dikaji kembali, dan jika diperlukan, dilakukan penyempurnaan. Inovasi harus terus dikembangkan, namun tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Bupati Kanis Tuaq menargetkan tiga bulan ke depan dimaksimalkan untuk pencapaian PAD. OPD yang menjalankan visi dan misi utama daerah diminta menjadi contoh, baik dalam hal kedisiplinan, kinerja, maupun pencapaian target.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan bahwa peningkatan PAD bertujuan memperkuat pembangunan berkelanjutan dan kualitas pelayanan publik. Dengan kerja sama seluruh OPD, diharapkan kemandirian keuangan daerah semakin kokoh demi kesejahteraan masyarakat Lembata, menuju terwujudnya visi Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing.*** (ProkopimpemkabLembata/Bily Baon)













